Tema Miss Palembang in New York nampaknya memang tepat dipilih Dian Pelangi untuk peragaan di DC Fashion Week. Bagaimana tidak, dari delapan desainer modest fashion yang berpartisipasi malam itu, peragaan Dian yang paling banyak mendapat aplaus audiens.

“Regal sekali! Mewah luar biasa, menakjubkan dan belum pernah lihat wanita bisa secantik itu pakai busana hijab,” ujar salah satu audiens yang langsung membeli beberapa koleksi Dian pasca show. Dalam peragaan, Dian memang banyak menggunakan tenun songket sebagai materi dasar, yang notabene memberikan kesan mewah dan elegan.

Tak hanya wanita mapan yang sudah berusia 40-an, di antara audiens, banyak remaja perempuan berusia belasan tahun yang masih sekolah di institusi mode dan terinspirasi oleh Dian. “Keren banget, seperti puteri-puteri kerajaan di dongeng. Belum pernah liat koleksi seperti ini secara langsung di Amerika. Beruntung banget bisa juga bisa bertemu dan foto bareng langsung dengan Dian,” ujar sekumpulan remaja putri sambil berfoto dengan sang desainer.

Ribuan pujian menghujani Dian Pelangi malam ini pasca show. Bahkan desainer lain yang turut serta fashion show malam ini antre mengucapkan selamat kepada Dian yang dengan sabar melayani para penggemar yang ingin berfoto hingga mewawancara.

Nisa, koordinator DC Fashion Week juga lantang beropini, “cantik sekali! Kami sangat beruntung bisa menghadirkan Dian di sini. Bisa dilihat audiens sampai tertegun menikmati busana yang diperagakan dari awal sampai akhir,” ujarnya kepada wolipop di Franklin ballroom Hotel Twelve & K, Washington.

Desain Dian yang unik rasanya tak perlu dideskripsikan lagi dengan kritik mode. Terbukti pasca parade model mengakhiri show, semua audiens memberikan standing applause dan membuat mata Dian hampir menitikkan air mata. Mereka juga langsung berbondong-bondong mengunjungi booth Dian dan langsung membeli setidaknya sebuah jaket yang memang jadi item favorit musim ini.

Tak sekadar mengikuti tren seperti peplum yang ditemui hampir di semua jaket, koleksi Dian memang memberikan ilusi ramping dan proporsi ideal apapun motif dan warna yang diciptakan dan bentuk tubuh pemakainya. Sedangkan koleksi runway yang mewah serupa gaun haute couture pun langsung ditawar oleh beberapa pembeli dan ingin dibeli di tempat, namun Dian menolak menjual.

“Ini barang ready to wear aja sudah habis, kayaknya harus segera ambil barang lagi dari Jakarta, berangkatin ayah kali ya untuk bawa barang? Baju runway nggak mungkin dijual sekarang, nanti di New York mau show baju apa?” ujarnya antusias pasca show berakhir.

Sumber : Wolipop.com