Jakarta – Perancang busana Muslim Dian Pelangi banyak bermain dengan warna-warna pastel seperti ungu, biru, krem, kuning dan merah muda serta sentuhan warna emas untuk koleksi Ramadhan dan Idul Fitri 2014.

Maxi dress dan kaftan serta lengan model ikan pari yang lebar adalah mayoritas potongan busana bertema Royal Ramadhan. Dian terinspirasi sosok Marie Antoinette, ratu Perancis.

“Dress berwana pastel tapi tetap terkesan royal karena ada sentuhan emas. Di sini aku ingin nunjukkin busana muslim yang Ramadhan sekali,” ujar dia usai acara Zalora Majukan Industri Busana Muslim Indonesia di Jakarta, Rabu (25/06/2014).

Dian mengaku koleksinya lebih banyak bermodel kaftan dan dress agar lebih memudahkan si pemakai beribadah selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Tapi juga tetap trendi.

Untuk bahan, ia menggunakan material katun, sutra, dan tie silk untuk memberikan kesan mewah. Kesan bangsawan juga terekam dalam pilihan aksesoris berupa tiara atau mahkota di atas kain lepas untuk kerudungnya.

Berkerjasama dengan Zalora, situs belanja online, Dian mengeluarkan 100 pieces untuk koleksi Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini. Ini kali pertama Dian menjual koleksinya secara online. Ia membandrol antara Rp 300 hingga Rp 700 ribu.

“Jadi, yang ingin memiliki koleksi saya tidak perlu jauh-jauh datang ke toko yang ada di Jakarta. Sekarang sudah bisa melalui online. TUntuk yang ini koleksi sangat terbatas,” ujar dia.

Bersama Dian Pelangi, Zalora juga menggandeng dua desainer Muslim lainnya seperti Ria Miranda dan Jenahara. Pusat belanja online ini juga mengeluarkan merk busana Muslim miliknya, Zalia.

“Nantinya, tidak hanya koleksi untuk Ramadhan dan Idul Fitri, para desainer juga akan mengeluarkan koleksi mereka di luar ini. Jadi, konsumen bisa membeli koleksi mereka secara online,” kata Anggita Vela, PR Manager Zalora Indonesia.

Managing Director Zalora Indonesia, Magnus Grimeland mengatakan kerjasama ini merupakan bentuk dukungan sekaligus wadah bagi pelaku industri busana Muslim di Indonesia. “Untuk mencapai tujuan Indonesia sebagai pusat busana Muslim dunia pada 2020,” ungkapnya. [aji]

Sumber : Inilah.com